efek-negatif-jika-jarang-ganti-oli-pada-mobil
Efek Negatif Jika Jarang Ganti Oli pada Mobil

Efek Negatif Jika Jarang Ganti Oli pada Mobil

Kapan waktu yang Anda butuhkan untuk ganti oli mobil tergantung pada jarak tempuh berkendara. Mobil yang telah menempuh jarak lebih dari 10.000 km namun belum ganti oli beresiko tinggi mengalami keausan.

Menariknya, selain jarak tempuh jarang mengendarai mobil juga bisa menjadi patokan kualitas oli mobil berkurang.

4 Efek Negatif yang Muncul Ketika Anda Jarang Ganti Oli Mobil

Lupa merupakan hal yang wajar tapi lalai karena sengaja adalah sikap yang patut diintrospeksi sejak dini. Banyak pemilik mobil yang harus menerima hal negatif berikut ini karena jarang mengganti oli mobil mereka.

  • Performa Mesin Tak Sebagus Sebelumnya

Mobil Anda sebenarnya memiliki spesifikasi mesin yang sangat baik. Saat dikendarai pun performa mesin bagus dan akselerasinya ringan. Tapi karena jarang ganti oli mobil, mesin mulai tak bertenaga dan yang paling buruk mesin mulai mengeluarkan suara nyaring yang amat mengganggu.

Satu-satunya alasan mengapa kondisi tersebut terjadi karena adanya sumbatan pada komponen mesin mobil. Mengganti oli mobil merupakan solusi terbaik dan termudah karena dapat mengurangi gesekan mesin dan membuat akselerasi mobil kembali ringan.

  • Overheating

Sama seperti motor yang bisa mengalami overheating ketika pengendara jarang ganti oli, begitu pula yang terjadi pada mobil. Kondisi ini kerapkali terjadi ketika kemampuan pendinginan yang sepatutnya dilakukan oleh coolant water mengalami problem.

Salah satu penyebab overheating adalah oli mobil yang kotor. Sebenarnya Anda masih bisa menghindari hal tersebut jika tidak mengabaikan jadwal ganti oli mobil.

Buatlah jadwal ganti oli mobil pada notes HP sehingga Anda bisa segera melakukan pergantian oli ketika membutuhkannya.

  • Keluarnya Asap Hitam dari Knalpot Mobil

Kendaraan bermotor merupakan salah satu media yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Dampaknya semakin parah ketika asap yang dikeluarkan kendaraan berwarna hitam dan pekat.

Kandungan gas pada asap kendaraan bermotor juga bisa membahayakan kesehatan pengendara lain dan para pejalan kaki.

Keluarnya asap hitam dari knalpot mobil sebenarnya menjadi suatu pertanda Anda harus melakukan maintenance. Sebelum melakukan maintenance secara keseluruhan alangkah baiknya jika Anda mengganti oli mobilnya terlebih dahulu.

  • Memperpendek Usia Mesin Mobil

Sama seperti mesin lainnya, mobil pun memiliki usia atau batas pemakaian. Usia mobil bisa semakin panjang jika Anda merawatnya dengan baik dan benar.

Salah satu perawatan yang harus dilaksanakan adalah mengganti oli mobil terlebih jika pemakaian mobil cukup intens untuk mobilitas sehari-hari.

Kebiasaan buruk tidak mengganti mobil dapat memperpendek usia mesinnya. Tidak mustahil Anda harus mengganti kendaraan setelah tiga tahun pemakaian padahal yang Anda harapkan mobil dapat bertahan lebih dari itu.

Mengganti oli mobil bisa jadi kegiatan yang sepele menurut beberapa orang sehingga seringkali mereka abaikan begitu saja. Padahal tidak mengganti mobil membawa dampak negatif yang sangat beragam terutama pada mesin mobil.

Saat kebingungan memilih oli mobil jatuhkan pilihan Anda pada produk Idemitsu yang barangnya bisa Anda pesan melalui https://ilti.idemitsu.com/id/productcategory/oli-mesin-mobil.

About admin